ADA DIANTARA BANGSA KITA YANG KINI DIBERI MAKAN SEPERTI (MAAF) HEWAN…

Pagi ini aku lewat Lenteng Agung seperti biasa, dalam perjalanan menuju kantor dari arah Depok. Tepat sesudah lewat stasiun KA, kira-kira 10 m ke depan di sisi sebelah kanan jalan, ada seorang pria berbaju kumuh menghitam, dengan kulit yang penuh daki yang tidak kalah menghitamnya, sedang duduk lemas di rerumputan dengan wajah memelas. Pria itu kelihatannya masih muda, mungkin belum lewat 25 tahun. Tapi wajahnya terlihat begitu nelangsa, matanya nyaris kosong, seolah tidak hirau dengan riuhnya kendaraan bermotor di sekitarnya.

 

Tiba-tiba, dari sebuah mobil yang melintas, ada tangan yang terjulur melemparkan roti ke arah si pria. Roti itu terlempar menyentuh dadanya lalu jatuh ke rerumputan di dekatnya.

 

Roti itu diambilnya dan langsung dimakan dengan lahap. Lahap sekali, seolah roti itulah makanan pertama yang dicecapnya setelah sekian lama kelaparan.

 

Mobil dan motor di sekitarnya terus menderu. Tidak ada yang hirau bahwa seorang dari bangsanya sudah sedemikian miskinnya hingga harus makan dari makanan yang dilemparkan manusia lain, tidak ada bedanya lagi dengan bagaimana umumnya hewan diberi makan.  

 

Dan di berita pagi ini aku baca, 5 anggota DPR tetap meneruskan perjalanan ke Eropa… Di hari-hari sebelumnya aku baca tentang pesta pernikahan kaum multi milyuner Indonesia di Singapura, tentang orang-orang  terkaya Indonesia, tentang property-property mewah yang dimiliki bangsaku di negara-negara lain, tentang fasilitas luar biasa yang diterima anggota DPR, tentang korupsi yang bermilyar bahkan bertrilyun jumlahnya tetapi tidak pernah tuntas diusut dan nyaris nihil uang yang bisa dikembalikan ke negara, tentang foto panas anggota DPR yang (mungkin) berhambur-hamburkan uangnya untuk bersenang-senang, dan tentang-tentang lain yang tiada habisnya…

 

Sama-sama bangsa Indonesia, tapi jauh sekali bedanya

 

Dan aku teringat tentang Pak Presiden SBY yang menangis saat menonton film di bioskop. Akan menangis jugakah beliau jika melihat ada dari antara bangsanya kini diberi makan seperti hewan ?

Iklan

6 responses to “ADA DIANTARA BANGSA KITA YANG KINI DIBERI MAKAN SEPERTI (MAAF) HEWAN…

  1. mengis saja percuma., konkrit dunk.
    bener gk pak.?

  2. Betul sekali Pak…, tapi berhubung sejauh ini semua tindakan yang dilakukan rasanya malah bikin rakyat tambah susah, minimal saya berharap tangis beliau bisa disumbangkan buat rakyatnya yang menderita daripada buat film yang ditontonnya.. hehe 🙂

  3. setiap orang megang amanat. yang iman akan lurus, yang lupa tanggung sendiri akibatnya. dpr gedhe pisan tuh, gak sebanding dengan kesenangan harta yang dimilikinya.

  4. Bukan hanya kesenangan harta, juga wanita, dan tahta… 😦 Tapi apa yang sudah dilakukan buat rakyat yang notabene adalah ‘Boss’-nya ?..Nyaris tak ada…

  5. Siapa yang tega melihat kemiskinan di Jakarta ?
    Pertanyaannya : Apa yang bisa dilakukan oleh PEMERINTAH untuk mengatasinya ?
    Teman saya bilang janagan pakai kata PEMERINTAH.
    Akhirnya saya menggantinya dengan : Apa yang bisa KITA lakukan ?
    Tapi teman saya juga masih protes dengan kata KITA.
    Jadi : Apa yang bisa SAYA lakukan ?
    Ini pertanyaan yang sulit dijawab bukan.

  6. Betul Lae Siagian..
    Kalau masing-masing individu berbuat sesuatu tentu bagus sekali. Tetapi Pemerintah tidak bisa lepas dari tanggung jawab karena sudah menarik pajak yang harusnya dipakai untuk ‘berbuat’ dalam mengatasi kemiskinan…

    Apa gunanya kita punya negara dan pemerintah kalau pada akhirnya permasalahan-permasalahan yang harusnya menjadi ranah tanggung jawab pemerintah diserahkan lagi ke individu-individu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s