Tag Archives: kehidupan

Pemalak dan peminta-minta ala Edmonton..

p21705142Buat yang sering naik kendaraan umum di Jakarta (utamanya Metromini dan Bis kota), tentu pernah atau malah sering ketemu dengan ‘Abang-Abang’ atau ‘Bapak-Bapak’ yang membawa secarik kertas untuk kemudian ditunjukkan sesudah kendaraan umum melaju. Biasanya mereka akan maju ke depan, ke daerah di dekat kursi pengemudi dan menunjukkan kertas tersebut sambil bercerita, entah itu tentang baru di PHK, atau tentang anaknya yang sedang sakit dan harus ditebus dari RS, atau bahkan baru keluar dari penjara.

 

Umumnya di akhir cerita, si Abang-Abang atau Bapak-Bapak ini kemudian menutup dengan perkataan sejenis ini : ‘saya minta perhatian dan sumbangan dari Bapak, Ibu, saudara-saudari sekalian, daripada saya merampok …”. Ditambah dengan tampang si pencerita yang umumnya sangar plus tato di anggota tubuh maka lengkaplah ‘pemerasaan’ atau ‘pemalakan’ halus tersebut. Penumpang yang udah keder duluan biasanya tanpa banyak cing cong akan memasukkan uang 500 atau 1000 rupiah ke dalam kantong plastik (umumnya bekas bungkus permen) yang diedarkan si Abang-Abang / Bapak-Bapak itu. Baca lebih lanjut

Iklan

BERSYUKUR…

bersyukur

Saya bersyukur pernah merasakan bagaimana hidup ‘susah’. Susah dalam konteks tulisan kali ini adalah dalam arti berkekurangan secara materil ,bukan kurang dalam hal kasih sayang. Kalau dalam hal kasih sayang, sejak kecil sampai sekarang saya tidak pernah kekurangan kasih sayang dari orangtua, adik2 saya, dan sekarang tambahan dari istri, bayi kecil kami, mertua serta ipar-ipar saya. Plus tentu dari teman-teman dan semua orang yang saya kenal serta mengasihi saya.

 

Baca lebih lanjut