Tag Archives: Tuhan

(Ternyata) Bukan hanya yang uzur yang mengisi gereja di Edmonton..

Saya masih ingat bahwa salah satu pesan ‘sponsor’ yang paling dominan dari saudara-saudara dan keluarga saya sesaat sebelum saya berangkat ke Kanada adalah : “selalu ingat Tuhan, segera cari gereja terdekat sesampainya di Kanada,dan jangan lupa ke gereja setiap minggu”.

 

Pesan sponsor ini sebagian besar dilandasi kekhawatiran mereka bahwa di negara-negara bule/Barat (termasuk Kanada), nilai-nilai Kristiani sudah mulaiberkurang, orang-orang terutama generasi muda sudah lebih memilih tidak beragama dan tidak percaya akan adanya Yang Maha Kuasa. Apalagi seorang sepupu istri saya yang sedang menempuh S2 di Jerman beberapa kali bercerita bahwa gereja-gereja di Jerman setiap minggu isinya cuma orang-orang yang sudah uzur, jarang ada orang muda apalagi anak-anak muda. Anak-anak muda sudah tidak pengen lagi ke gereja dan  umumnya tidak percaya kalau Tuhan itu ada.

Baca lebih lanjut

Iklan

TERIMA KASIH TUHAN..WORK PERMIT-KU AKHIRNYA DATANG JUGA!

Hari ini aku terima sebuah amplop tertutup melalui Canadian Visa Application Centre di Plaza ABDA. Begitu amplop itu kubuka, di dalamnya ada passport-ku dan sepucuk surat. Puji Tuhan, ternyata aplikasi visaku untuk bekerja di Kanada sudah disetujui. Satu halaman passport-ku sudah dihiasi dengan work permit dari pemerintah Kanada. Surat yang terlampir berisi ucapan selamat dari Pemerintah Kanada plus beberapa keterangan formalisasi saat mendarat pertama kali kelak.

 

Proses yang mendebarkan selama menunggu datangnya izin kerja ini akhirnya selesai juga. Berarti mulai hari ini, kapan saja aku bisa berangkat ke tempat kerja baruku di Edmonton, Kanada.

 

Terima kasih Tuhan.., tidak akan pernah ada kata atau perbuatanku yang cukup untuk menunjukkan rasa syukurku atas segala yang Engkau berikan…..Kehidupan, keluarga, kesehatan, pekerjaan, rejeki, kesempatan, dan segalanya yang kudapatkan dalam 32 tahun kehidupan yang aku sudah jalani.

 

Sekarang tinggal satu proses mendebarkan yang masih kujalani dan kunantikan berakhirnya. Kedatangan Adek Bayi, anak pertama kami.

 

Begitu banyak kejadian yang harus dijalani oleh aku dan istriku terutama di tahun pertama pernikahan kami. Malah rasanya terlalu banyak sehingga kami terkadang mengalami bingung, cemas dan bimbang. Karena itu Tuhan..aku mohon temani kami selalu dan buatlah agar semuanya itu benar-benar menjadi indah pada waktunya. Amin..